Rabu, 16 Desember 2015

essay



PENDIDIKAN MASYARAKAT INDONESIA

Di zaman modern ini, mustahil jika banyak terjadi tindak kebodohan. Karena setiap individu sudah memiliki karakter pendidikan masing-masing. Keluarga adalah pusat pendidikan. Sejak manusia lahir dari kandungan ibunya pendidikan telah dilakukan, anak dapat merasakan rangsangan yang dilakukan oleh ibunya. Buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Karakter anak tak jauh beda dengan karakter ibunya. Jika ilmu pendidikan tak diajarkan di Indonesia, masyarakat akan terlonta-lonta dengan keadaan secanggih sekarang. Indonesia juga menjadi negara yang paling terbelakang apabila pendidikan selalu di nomor duakan.
Ilmu pendidikan sangat diperlukan dalam mengembangkan kemampuan pribadi seseorang. Tanpa pendidikan, seseorang tak dapat menunjukkan jati dirinya. Manusia juga tak dapat melakukan apapun jika pendidikan itu tak pernah sekalipun dirasakan masyarakat Indonesia. Bahkan tak sedikit yang mengecap dunia pendidikan hanya sampai Sekolah Dasar saja. Banyaknya biaya yang dikeluarkan menjadi salah satu penghalang bagi orang tua untuk tetap menyekolahkan anaknya. Biaya yang dikeluarkan demi pendidikan anaknya tak setara dengan penghasilan pekerjaan mereka.
Padahal di samping itu, Indonesia saat ini sangat membutuhkan kader-kader penerus bangsa yang berguna memajukan negara dan bangsanya. Melanjutkan perjuangan pahlawan terdahulu yang telah berjuang keras merebut kemerdekaan dari tangan penjajah. Upaya memberantas pejabat-pejabat yang bersikap KKN terhadap kepercayaan rakyat. Berjuang memajukan perdagangan Indonesia ke tingkat Internasional.

Usaha yang dilakukan pemerintah untuk memprioritaskan pendidikan masyarakat Indonesia belum mencapai target. Tingkat kecerdasan masyarakat Indonesia juga belum mampu bersaing dengan negara lain terutama negara-negara di benua Eropa dan Amerika. Pendidikan di Indonesia masih sangat lemah. Tak sedikit orang pengangguran yang telah memperoleh gelar S1 bahkan S2.
Untuk itu, pemerintah seharusnya menciptakan kurikulum yang bermutu, sehingga tercipta generasi muda yang memiliki intelektual dan praktek nyata dalam memajukan bangsa ini. Tidak hanya gelar yang dibangga-banggakan saja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar